Panduan Operasional

Cara memakai fitur — alur stok, penjualan, FEFO/kedaluwarsa, dan laporan. Untuk aturan & kebijakan sistem lihat Dokumentasi; pertanyaan cepat di FAQ.

Paket:

Alur Operasional Singkat

Urutan kerja toko dari barang masuk sampai laporan:

  1. 1Buat produk (lengkapi modal/cost_price agar laba akurat).
  2. 2Isi stok & batch: lewat Penerimaan Barang (paket Growth+) atau Stok Masuk (Batch) di Manajemen Stok — isi jumlah & tanggal kedaluwarsa. Stok & batch terisi otomatis.
  3. 3Pesanan masuk (storefront/manual) → stok jual berkurang. Pesanan ditolak otomatis bila stok tidak mencukupi.
  4. 4Saat mengemas, keluarkan barang lewat Scan Keluar (FEFO) di detail pesanan — WAJIB untuk produk ber-batch: pesanan tidak bisa ditandai Dikirim sebelum scan lengkap.
  5. 5Pantau stok berisiko di Kedaluwarsa, dan hasil di Laporan.

Stok Dua Lapis (penting dipahami)

Sistem memisahkan dua angka stok agar akurat dan mencegah kelebihan jual:

  • Stok jual (di Produk/Stok) — berkurang saat pesanan dibuat agar tidak overselling. Checkout menolak pesanan yang jumlahnya melebihi stok tersedia.
  • Stok fisik batch — berkurang hanya saat Scan Keluar (barang benar-benar keluar gudang).
Antara pesanan dibuat dan barang dipindai, kedua angka bisa berbeda sementara (selisih = barang sudah dipesan tapi belum dikeluarkan). Keduanya cocok kembali setelah scan.

Master SKU & Lokasi Rak

SKU adalah kode unik tiap produk — kami sebut Master SKU karena akan menjadi pengikat data (stok, dan nanti integrasi marketplace). Sistem membuatnya otomatis dan menguncinya agar stabil.

  • Di form produk, klik Generate untuk kode acak (mis. K7MP-9QX2), atau isi sendiri. Dikosongkan → dibuat otomatis saat disimpan.
  • Setelah produk dibuat, SKU tidak bisa diubah (terkunci) — agar tidak merusak riwayat stok & pengikat marketplace nanti. Buat produk baru bila perlu kode lain.
  • Produk varian: tiap varian punya SKU sendiri dengan tombol Generate (di tabel varian). Kode dijamin unik lintas semua produk & varian sehingga tak pernah bentrok — penting untuk pengikat marketplace.
Jangan menaruh kode lokasi rak di dalam SKU. SKU itu identitas yang tetap; lokasi rak bisa berubah saat barang dipindah. Gunakan field Lokasi Rak yang terpisah.

Lokasi Rak Penyimpanan (home bin)

Isi Lokasi Rak di form produk (Informasi Dasar). Lokasi ini boleh diubah kapan saja, dan otomatis tampil untuk memudahkan checker gudang:

  • Di detail pesanan & panel Scan Keluar: muncul badge Rak A-03-2 pada tiap item. Daftar ambil barang diurutkan otomatis berdasarkan lokasi rak agar pengambilan satu jalur.
  • Di cetak pesanan (surat jalan/picking) & label produk: lokasi rak ikut tercetak.

Cara membuat kode rak yang baik (untuk ratusan–ribuan SKU)

  1. 1Pakai pola hierarkis & konsisten: Zona-Rak-Baris (mis. A-03-2) atau Zona-Rak-Baris-Kolom (A-03-2-1). Samakan jumlah segmen untuk semua produk.
  2. 2Zona = area/lorong (A, B, C…), Rak = nomor rak (01–99), Baris/Kolom = tingkat/posisi. Tempel label fisik di tiap rak sesuai kode ini.
  3. 3Buat kode singkat & mudah dieja; hindari karakter mirip (0/O, 1/I/L). Gunakan angka berurut agar checker mudah menyusuri.
  4. 4Satu produk = satu lokasi utama (home bin). Bila stok meluap ke rak lain, taruh kelebihan dekat lokasi utama agar tetap mudah ditemukan.
  5. 5Konsisten sejak awal: tentukan skema penomoran rak sebelum memasukkan banyak produk, lalu isi Lokasi Rak saat menambah/menyetok produk.
Contoh penomoran: A-01-1A-01-4 (rak 1, tingkat 1–4), lalu A-02-1 dst. Karena kode terurut, daftar pengambilan barang otomatis rapi mengikuti jalur gudang.

Barcode & Stok Masuk (Batch)

Barcode adalah kode yang dipindai untuk menautkan barang fisik ke sistem. Ada dua tingkat:

  • Barcode produk — di form produk (Informasi Dasar). Isi barcode pabrik (mis. EAN/UPC 8992388030217) bila ada, atau biarkan kosong. Untuk produk varian, atur barcode tiap varian di halaman edit (tombol Generate/Set barcode).
  • Barcode batch — dibuat otomatis saat stok masuk (satu kode per batch/lot). Inilah yang dipindai saat Scan Keluar (FEFO).

Cara membuat barcode yang benar

Prinsip: barcode operasional = kode unik milik toko, bukan sekadar barcode pabrik. Barcode pabrik sering generik (sama untuk semua ukuran/varian) atau bahkan tak ada → bila diandalkan, pemindaian jadi ambigu (sistem tak bisa membedakan varian).

  1. 1Generate barcode unik per produk/varian — tombol Generate di form produk (single) atau di tabel varian (halaman Edit).
  2. 2Cetak Label (mulai paket Starter) → tempel di produk/kemasan/rak.
  3. 3Saat Terima Barang / Stok Masuk (Batch), barcode batch (BCH-…) dibuat otomatis — inilah yang dipindai untuk FEFO.
  4. 4Keluarkan barang lewat Scan Keluar (pindai barcode batch) agar kedaluwarsa terdekat keluar lebih dulu.
  • Single produk dengan EAN pabrik yang unik → boleh pakai barcode pabrik.
  • Produk variangenerate kode toko sendiri per varian (barcode pabrik sering sama untuk semua varian, tak bisa dipindai spesifik).
  • Barcode pabrik generik / tidak adagenerate kode toko sendiri.
Barcode pabrik (EAN) boleh tetap disimpan sebagai info pencarian, tetapi jangan dijadikan satu-satunya pengikat operasional untuk produk varian — gunakan kode unik milik toko agar lalu lintas barang (terima, FEFO, scan keluar) berjalan akurat.

Menambah stok + batch tanpa Penerimaan Barang

Bila paket Anda belum punya menu Penerimaan Barang, gunakan Stok Masuk (Batch) untuk mengisi stok sekaligus membuat batch (sumber data Kedaluwarsa):

  1. 1Buka Manajemen Stok → klik tombol "Stok Masuk (Batch)".
  2. 2Pilih produk (dan varian bila ada), isi Jumlah.
  3. 3Isi Tanggal Kedaluwarsa agar batch muncul di menu Kedaluwarsa. Tgl Produksi, Harga Modal, dan Catatan opsional.
  4. 4Klik Simpan Batch — nomor batch (LOT-…) & barcode batch (BCH-…) dibuat otomatis, stok jual bertambah, dan tercatat di Riwayat Mutasi (Masuk).
Setelah disimpan, lihat semua batch (nomor batch, barcode BCH, kedaluwarsa, sisa) lewat tombol Lihat Batch di tiap baris produk pada Manajemen Stok. Menu Kedaluwarsa hanya menampilkan batch yang sudah/mendekati kedaluwarsa (perlu tindakan), jadi batch dengan tanggal masih jauh — atau tanpa tanggal — tetap bisa dilihat lewat Lihat Batch.

Mencari produk lewat barcode

Di halaman Produk, ketik atau pindai barcode pada kotak “Cari nama, SKU, atau barcode” — produk yang cocok langsung muncul.

Sesuai paket: Penerimaan Barang (terima banyak item via PO/supplier + auto-isi barcode produk) tersedia mulai paket Growth. Cetak Label & Scan Keluar (FEFO) mulai paket Starter. Pada paket Gratis, batch berfungsi sebagai pelacak kedaluwarsa — stoknya berkurang lewat penjualan; pemindaian keluar FEFO mulai paket Starter.

Pemenuhan Pesanan & FEFO (Scan Keluar)mulai Starter

Semua barang keluar wajib lewat Scan Keluar. Buka detail pesanan → panel “Pemenuhan Barang (Scan Keluar FEFO)” → tombol Scan Keluar.

  1. 1Sistem menunjukkan batch FEFO berikutnya (kedaluwarsa terdekat) untuk tiap produk.
  2. 2Pindai/ketik barcode batch lalu masukkan jumlah, klik Validasi FEFO.
  3. 3Bila batch yang dipindai BUKAN kedaluwarsa terdekat, sistem menolak dan meminta ambil yang terdekat dahulu.
  4. 4Bila benar, klik Keluarkan — stok batch berkurang, mutasi keluar tercatat, dan progres pemenuhan diperbarui.
Jumlah yang dipindai dicocokkan dengan jumlah pesanan: muncul keterangan “cocok / masih kurang N”. Scan melebihi sisa pesanan akan ditolak.
Ditegakkan sistem: pesanan yang memuat produk ber-batch tidak bisa ditandai Dikirim (atau dibuatkan pengiriman Biteship) sebelum seluruh item ber-batch selesai discan — muncul pesan “Scan Keluar belum lengkap”. Produk tanpa batch/kedaluwarsa tidak melewati scan; penjualannya tercatat keluar saat pesanan dibuat.

Opsi: scan barcode PRODUK (auto-FEFO terpandu)

Bila menempel label batch (BCH-…) per dus terasa merepotkan, Admin bisa mengaktifkan setelan “Izinkan scan barcode produk (auto-FEFO)” — di web: Manajemen Stok → Scan Keluar (kotak centang di atas dialog); di mobile: Mode Gudang → Scan Keluar (sakelar di atas). Saat aktif, memindai barcode produk pabrik (EAN) membuat sistem memilih batch kedaluwarsa terdekat otomatis.

Tetap terpandu, bukan potong buta: sistem menampilkan No. Batch + Kedaluwarsa + Lokasi Rak + sisa (plus peringatan bila ada batch lain) — operator mencocokkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan fisik lalu menekan Konfirmasi. Ini menjaga fisik yang diambil = batch terdekat.
Default nonaktif = wajib scan barcode BATCH (verifikasi fisik paling akurat). Aktifkan hanya bila operator disiplin mencocokkan kedaluwarsa fisik, karena scan produk tidak memverifikasi batch yang benar-benar diambil.

Simulasi Alur Barang & FEFO (Contoh Nyata)mulai Starter

Contoh toko ritel (ala minimarket) memakai StepyStore dari barang datang sampai dikirim ke pelanggan. Pemainnya: produk Indomilk UHT Cokelat 200ml — barcode pabrik (EAN) 8993175536017, SKU SKU-K7MP-9QX2, Rak A-03-2.

Dua barcode, dua peran

  • Barcode produk (EAN pabrik / Generate sendiri) = identitas “barang apa”. Sudah tercetak di tiap pcs dari pabrik; dipakai untuk jual/kasir & cari produk. Tak perlu ditempel.
  • Barcode batch (BCH-…) = “lot/kiriman mana + kedaluwarsa kapan”. Dibuat sistem saat barang masuk; dipakai untuk FEFO / Scan Keluar. Tempel per dus/karton atau tag rakbukan per pcs.

Babak 1 — Barang datang (inbound)

  1. 1Buka Penerimaan Barang (atau Stok Masuk Batch) → pilih produk, isi Jumlah, Tanggal Kedaluwarsa, harga modal → Selesaikan.
  2. 2Sistem membuat batch (No. LOT-… + barcode BCH-…), menaikkan stok jual, dan mencatat Riwayat Mutasi (Masuk).
  3. 3Klik Cetak Label → tempel label batch di tiap dus/karton batch itu (atau tag di raknya).
  4. 4Letakkan barang di lokasi rak (mis. A-03-2).
Contoh: datang 48 pcs exp 12 Nov 2026 (Batch 1), lalu bulan depan 48 pcs lagi exp 20 Jan 2027 (Batch 2). Stok jual = 96; stok fisik batch = 48 + 48 = 96 (sama, karena belum ada yang keluar).

Babak 2 — Pesanan masuk

Pelanggan pesan 10 pcs. Stok jual langsung turun 96 → 86 (mencegah overselling), tetapi stok fisik batch tetap 96 (barang belum diambil). Selisih 10 = “sudah dipesan, belum dikeluarkan” — normal, cocok kembali setelah scan.

Babak 3 — Pegawai menyiapkan (pick)

Buka detail pesanan → muncul daftar ambil barang + badge Rak A-03-2 (urut per rak agar satu jalur). Pegawai mengambil barang ke rak.

Babak 4 — Scan Keluar (outbound, FEFO)

  1. 1Sistem menunjukkan batch FEFO berikutnya (kedaluwarsa terdekat) = Batch 1.
  2. 2Pegawai pindai barcode batch di dus + ketik jumlah → Validasi FEFO.
  3. 3Bila yang dipindai BUKAN kedaluwarsa terdekat (mis. Batch 2) → DITOLAK, diminta ambil Batch 1 dulu.
  4. 4Bila benar → Keluarkan. Stok fisik batch turun, mutasi keluar tercatat, item pesanan ditandai terpenuhi. Stok jual TIDAK dipotong lagi (sudah turun saat pesanan).

Babak 5 — Barang keluar & dikirim

Status pesanan → Diproses/Dikirim. Cetak surat jalan/picking (lokasi rak ikut tercetak). Barang keluar gudang → kurir → pelanggan. Stok jual & stok fisik kembali cocok (konvergen). Bila scan belum lengkap, sistem menolak pesanan ditandai Dikirim — penjaga gerbang terakhir agar FEFO tak terlewat.

Poin penting operasional

1. Barcode harus unik

Barcode hanyalah angka untuk di-lookup — dua varian tak boleh memakai angka yang sama. Standarnya tiap varian punya EAN berbeda. Bila barcode pabrik generik/kosong (mis. produk repack/UMKM), gunakan Generate untuk kode unik milik toko per varian, lalu cetak label rak/item.

2. Label batch per dus/rak, bukan per pcs

Saat scan keluar, pegawai cukup scan label batch 1× lalu ketik jumlah — tak perlu memindai tiap butir. Maka label batch ditempel di unit terkecil yang dipindahkan (umumnya dus) atau tag rak. Melabeli tiap pcs hanya untuk kasus khusus (farmasi/serialisasi).

3. Satu batch = satu tanggal kedaluwarsa

Bila satu kedatangan berisi dus dengan expiry berbeda-beda, pecah jadi beberapa batch (satu per tanggal): di Penerimaan Barang tambahkan produk yang sama beberapa baris dengan expiry & qty masing-masing; di Stok Masuk Batch submit beberapa kali. Tempel label batch sesuai expiry dus-nya.

Jangan menggabung expiry berbeda dalam satu batch — itu merusak akurasi FEFO & nilai stok berisiko.

4. Mengambil dari beberapa batch (split)

Misal Batch 1 sisa 8 (exp dekat), Batch 2 sisa 48, pesanan 10 pcs. Sistem tak mengizinkan scan 10 dari batch yang sisanya 8. Caranya dua kali scan: scan Batch 1 qty 8 (habis) → sistem geser FEFO ke Batch 2 → scan Batch 2 qty 2. Progres pemenuhan 8/10 → 10/10.

5. Salah ambil tertahan saat scan

Kalau pegawai mengambil batch yang expiry-nya paling lama, saat memindai labelnya sistem menolak (FEFO) dan meminta ambil yang terdekat dulu — jadi tak lolos sampai terkirim. Syaratnya: label batch akurat & menempel di kartonnya, dan pegawai memindai label pada karton yang benar-benar diambil.

Inti lalu lintas: barcode unik (identifikasi tak ambigu) · 1 batch = 1 expiry · FEFO scan = penjaga gerbang keluar · split antar-batch lewat beberapa kali scan.

Kontrol Kedaluwarsa

Menu Kedaluwarsa menampilkan batch yang sudah/akan kedaluwarsa beserta nilai stok berisiko (sisa × modal).

  • Pilih ambang 7 / 30 / 90 hari.
  • Dashboard menampilkan peringatan ringkas bila ada stok mendekati/lewat kedaluwarsa.
  • Email pengingat otomatis dikirim ke pemilik toko setiap pagi bila ada batch yang sudah/akan kedaluwarsa (≤30 hari).
  • Prioritaskan menjual batch dengan kedaluwarsa terdekat (didukung otomatis oleh aturan FEFO di Scan Keluar).

Terima Retur & Koreksi Stok

Proses pengembalian dilakukan di LUAR sistem. Kesepakatan retur (pelanggan mengajukan, negosiasi, ongkir balik/kirim ulang) langsung antara pelanggan & toko lewat tombol “Hubungi Penjual” (WhatsApp) di portal pelanggan. Menu Terima Retur di dashboard hanya untuk mencatat barangnya kembali ke stok saat fisik sudah tiba di gudang.

Terima Retur — barang dikembalikan pelanggan

  1. 1Buka Manajemen Stok → Terima Retur (khusus Admin/Super Admin).
  2. 2Tambah produk yang diretur + jumlahnya; isi No. Pesanan bila ada.
  3. 3Pilih Kondisi tiap barang: "Layak Jual" atau "Rusak/Tak Layak".
  4. 4Klik "Terima Retur".
  • Layak Jual → barang masuk kembali jadi stok jual (produk berkedaluwarsa: isi Tgl Kedaluwarsa asli dari label agar FEFO benar). Tidak mengubah Harga Modal.
  • Rusak/Tak Layak → dicatat sebagai kerugian retur; stok jual tidak bertambah (sudah benar turun sejak terjual). Tak perlu Koreksi Stok lagi.

Koreksi Stok — pengurangan NON-retur di gudang

Untuk stok yang berkurang karena kejadian di dalam gudang (bukan dari pelanggan): barang rusak/pecah saat penyimpanan (mis. terkena rayap/lembap), hilang/susut, kedaluwarsa dibuang, koreksi selisih hitung, atau sampel/pemakaian internal. Khusus Admin/Super Admin, hanya mengurangi, dan wajib pilih alasan (tercatat siapa·kapan·alasan). Menambah stok pakai Stok Masuk (Batch); cocokkan hitung fisik pakai Stok Opname.

Ringkas: barang dikembalikan pelangganTerima Retur; barang rusak di gudangKoreksi Stok. Keduanya tak saling menggantikan.

Lalu Lintas Stok per Channelmulai Starter

Memisahkan ke mana stok keluar berdasarkan kanal penjualan (Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, TikTok, Storefront, Offline, dll) — agar manajemen stok tetap rapi meski jualan di banyak tempat. Ini manajemen stok, bukan laporan omzet (omzet ada di menu Laporan → Penjualan).

Cocok untuk toko yang belum memakai Integrasi Marketplace (paket Free/Starter): Anda tetap bisa mencatat stok keluar per marketplace secara manual, lalu rekap penjualannya dicocokkan dengan dashboard seller marketplace masing-masing. Toko dengan Integrasi Marketplace (Growth+) otomatis tercatat channel-nya tanpa input manual.

Mencatat keluar per channel

  1. 1Storefront & POS Kasir: TIDAK perlu dicatat — stok keluarnya sudah otomatis tercatat channel-nya.
  2. 2Untuk marketplace/kanal lain (produk NON-batch): Manajemen Stok → "Catat Keluar (Channel)" → tambah produk + jumlah → pilih Channel (preset atau tambah channel sendiri) → Catat Keluar.
  3. 3Untuk produk ber-batch/kedaluwarsa: gunakan "Scan Keluar (FEFO)" lalu pilih Channel — agar batch terpotong sesuai kedaluwarsa.

Melihat laporannya

  1. 1Buka Laporan → tab "Lalu Lintas Stok" → atur rentang tanggal.
  2. 2Lihat kartu "Outbound per Channel Penjualan": qty keluar + porsi per kanal.
  3. 3Klik "Export CSV" (kolom Channel disertakan) untuk rekap & pencocokan manual dengan dashboard seller marketplace Anda.
Jangan mencatat ulang penjualan Storefront/POS di sini (akan dobel-potong stok). Menu ini khusus kanal yang belum tercatat otomatis. Fitur mulai paket Starter.

Kapan Pakai Single vs Varian

Untuk barang yang punya beberapa ukuran/warna/rasa, ada dua cara menata katalog:

  • Produk Varian — satu produk dengan beberapa varian (mis. Air Mineral → 400ml & 600ml). Di storefront: satu halaman + pemilih ukuran.
  • Single semua — tiap ukuran jadi produk terpisah (mis. “Air Mineral 400ml” & “Air Mineral 600ml” sebagai dua produk berbeda).

Penting: pengaruh ke kuota paket

Batas jumlah produk pada paket Anda menghitung jumlah produk, bukan jumlah varian. Jadi:

  • 10 produk × 5 ukuran sebagai varian = 10 terpakai dari kuota.
  • Hal yang sama sebagai single semua = 50 terpakai dari kuota.
Menjadikan semua produk sebagai single agar storefront “terlihat banyak” boleh saja, tetapi kuota paket habis jauh lebih cepat (kira-kira sebanyak jumlah variasinya). Pakai varian jauh lebih hemat kuota.

Panduan memilih

  • Barang sama, beda ukuran/warna/rasa → Varian (hemat kuota, satu halaman + pemilih, laporan teragregasi).
  • Barang benar-benar berbedaSingle.
  • Ingin tiap ukuran punya URL/SEO sendiri & kuota mencukupi → Single boleh, dengan sadar biaya kuota & tanpa pemilih varian di storefront.
Apa pun pilihannya, sistem mendukung penuh — tiap unit (single maupun varian) punya SKU, barcode, stok, dan pelacakan kedaluwarsa sendiri.

Pembatalan & Refundmulai Starter

Pembatalan hanya bisa dilakukan sebelum pesanan dikirim. Alurnya tergantung siapa yang membatalkan dan status pembayarannya:

  • Pelanggan, belum bayar → bisa membatalkan langsung dari portalnya; stok kembali otomatis.
  • Pelanggan, sudah bayar → mengajukan Permintaan Pembatalan. Di detail pesanan Anda muncul banner permintaan → “Setujui & Tandai Refund” (klik setelah Anda mentransfer refund — sistem hanya mencatat, tidak menyimpan dana) atau “Tolak”.
  • Anda (penjual), mis. stok habis → tombol “Batalkan Pesanan” di detail (selalu ada konfirmasi dulu); untuk pesanan berbayar, refund penuh termasuk biaya layanan online.
  • Stok jual untuk item yang belum dipindai keluar dikembalikan otomatis; kuota voucher (bila dipakai) juga dikembalikan.
  • Barang yang sudah dipindai keluar tidak ditarik balik otomatis — pengembalian fisik dicatat lewat proses barang masuk terpisah.
  • Pesanan yang sudah dibuatkan pengiriman Biteship: pembatalan otomatis membatalkan kurirnya dulu; bila paket sudah dijemput kurir, pembatalan ditolak.
Rincian siapa menanggung biaya layanan online & alur lengkapnya ada di Dokumentasi → Alur Pesanan & Pemenuhan.

Pembayaran Online (Growth+)mulai Growth

Mulai paket Growth, toko Anda bisa menerima pembayaran online otomatis dari pelanggan (QRIS, Virtual Account, e-wallet, ritel, kartu) — pesanan langsung lunas tanpa konfirmasi manual. Tersedia dua penyedia: Tripay dan Midtrans. Anda memakai akun merchant milik Anda sendiri, jadi dana masuk langsung ke rekening Anda.

Langkah mengaktifkan:

  1. 1Daftar & verifikasi akun merchant di Tripay (tripay.co.id) atau Midtrans (midtrans.com) atas nama usaha Anda. Untuk uji coba, gunakan kredensial mode sandbox terlebih dahulu.
  2. 2Ambil kredensial dari dashboard penyedia: Tripay → Merchant → Detail (Kode Merchant, API Key, Private Key); Midtrans → Settings → Access Keys (Client Key & Server Key).
  3. 3Di dashboard toko: buka Pengaturan → tab Pembayaran → aktifkan kartu Tripay atau Midtrans → isi kredensial → pilih mode (Sandbox untuk uji, Produksi untuk live) → Simpan.
  4. 4Khusus Tripay: salin URL Callback yang tampil di kartu Tripay, lalu daftarkan di dashboard Tripay (Merchant → Callback URL) agar pesanan otomatis ditandai lunas saat dibayar.
  5. 5Pastikan mode checkout toko = Checkout Lengkap (Pengaturan → tab Checkout). Pelanggan kini bisa memilih Bayar Online saat checkout.
Biaya layanan (admin) mengikuti pengaturan di dashboard penyedia Anda. Pada Tripay, tiap channel bisa diatur biayanya dibebankan ke Merchant, ke Pelanggan, atau Kustom — bila ke Pelanggan, biaya ditampilkan & ditambahkan otomatis di ringkasan checkout.
Saat pelanggan membayar, pesanan otomatis berstatus Lunas & stok terkelola — tanpa Anda perlu cek bukti transfer. Transfer Bank Manual tetap bisa diaktifkan berdampingan sebagai alternatif.
Selesaikan uji sandbox dulu sampai pesanan ter-lunas otomatis, baru ganti ke kredensial Produksi. Jaga kerahasiaan API Key/Private Key/Server Key — jangan dibagikan.

Integrasi Marketplace (TikTok Shop & Tokopedia)mulai Growth

Hubungkan toko TikTok Shop (sekaligus Tokopedia untuk pasar Indonesia) agar stok, pesanan, & omzet tersinkron ke StepyStore. Tersedia penuh mulai paket Growth; paket Starter boleh mencoba 90 hari. Paket Gratis tidak termasuk (belum punya modul Pesanan/checkout lengkap). Buka menu Integrasi Marketplace. Aturan & kebijakannya di Dokumentasi → Integrasi Marketplace.

1. Hubungkan toko

  1. 1Buka Integrasi Marketplace → pilih TikTok Shop → klik Hubungkan.
  2. 2Anda diarahkan ke halaman TikTok untuk login & menyetujui izin, lalu kembali otomatis ke StepyStore.
  3. 3Pilih Gudang Pemenuhan — gudang tempat stok pesanan marketplace dipotong.

2. Ikat SKU (pengikatan)

  1. 1Klik Sinkronkan SKU — sistem menarik daftar produk/SKU dari marketplace.
  2. 2SKU yang cocok Master SKU-nya diikat otomatis; sisanya Anda Ikat manual ke produk/varian StepyStore.
  3. 3Hanya SKU yang sudah Terikat yang stok & pesanannya tersambung.
Stok sinkron real-time otomatis setelah SKU terikat — tiap perubahan stok di StepyStore langsung dikirim ke marketplace tanpa membuka dashboard. Tombol Sinkronkan Stok hanya untuk rekonsiliasi manual sesekali.

3. Proses pesanan — semua di halaman Pesanan

Pesanan marketplace masuk otomatis & muncul di halaman Pesanan dengan badge kanal. Anda tidak perlu membuka Seller Center untuk memenuhinya:

  1. 1Belum Bayar / Ditahan → tampil penanda "Belum siap dikirim" (paket belum terbit) — tunggu pembeli membayar.
  2. 2Siap Kirim → klik Atur Pengiriman, pilih Jemput (kurir menjemput) atau Drop-off (antar sendiri ke titik kurir).
  3. 3Menunggu Kurir → klik Cetak Label untuk mencetak resi yang ditempel di paket.
  4. 4Setelah kurir menjemput, status otomatis menjadi Dikirim. Lacak perjalanan paket lewat tombol Lacak Pesanan di detail pesanan.
Cetak Label hanya tersedia setelah Atur Pengiriman & sebelum kurir menjemput. Bila dicetak di luar rentang itu, TikTok menolaknya — ini normal, bukan kesalahan sistem. Buka Seller Center hanya untuk tarik dana, iklan, & promosi.

4. Pelanggan & omzet

  • Pelanggan marketplace muncul di halaman Pelanggan → tab TikTok Shop & Tokopedia (nama disamarkan platform, dikelompokkan per akun pembeli).
  • Omzet per kanal ada di Laporan → Penjualan; Omzet Bersih (setelah komisi & biaya) terisi otomatis setelah pesanan settle (pasca-kirim/selesai).
Bila menambah kemampuan baru (mis. atur kirim/lacak) StepyStore mungkin meminta Anda menghubungkan ulang toko agar izin barunya aktif — cukup klik Hubungkan lagi pada koneksi yang sama.

Curah & Repack (Toko Beras/Sembako) — Add-on

Untuk toko yang belanja karungan (mis. beras 50kg) lalu menjual: karung utuh, kemasan eceran (2,5/5/10 kg, 5–25 liter — online & offline), dan eceran timbang per kg dari bak. Aktifkan dulu add-on-nya di menu Add-on (minimal paket Starter).

Konsep penting: produk = JENIS/GRADE, merek dicatat saat belanja

Buat produk karung per jenis/grade yang Anda pajang ke pelanggan — mis. Beras Medium 50kg, Beras Super 50kg, Beras Premium 50kg. Merek jangan dibuat sebagai produk. Tiap belanja dengan merek & harga berbeda (merek A, merek B, dst.) diterima ke grade yang cocok sebagai batch/lotpada harganya. Harga modal grade otomatis dirata-rata (rata-rata bergerak), jadi harga beli yang berubah tiap minggu tetap tercatat benar tanpa membuat produk baru terus-menerus.

Tahap A — Buat produk (sekali di awal)

  1. 1Menu Produk → Tambah Produk: buat produk karung per grade (mis. "Beras Super Kemasan 50Kg"), satuan "karung". Merek dikosongkan. Status: Aktif bila karung utuh juga dijual, atau Draft bila karung hanya untuk dibongkar.
  2. 2Curah & Repack → Produk Curah → "Jadikan Produk Curah" → pilih produk grade tadi (semua produk tanpa varian muncul di daftar) → isi Isi bersih per unit (50 kg) & rasio liter (0,80).
  3. 3"Kelola Turunan" → buat kemasan eceran lewat tombol preset (2,5/3/5/10/20/25 kg dan 5–25 Liter) — cukup isi nama & harga jual. Tambahkan juga "Bak Eceran (timbang)" bila menjual kiloan lepas di toko. Produk turunan lahir berstatus Draft.
  4. 4Publikasikan turunan yang akan dijual: menu Produk → ubah status turunan ke Aktif (lengkapi foto bila perlu). WAJIB — produk Draft tidak muncul di storefront maupun POS Kasir (termasuk bak eceran).

Tahap B — Belanja & terima barang (WAJIB isi harga)

  1. 1Catat belanja lewat Penerimaan Barang (paket Growth+) — atau Stok Masuk (Batch) di menu Produk untuk paket di bawahnya. Satu penerimaan boleh banyak baris: tiap merek/harga jadi satu baris ke produk grade yang cocok.
  2. 2Per baris WAJIB isi harga beli (unit_cost) — inilah yang mengisi HPP/kg induk. Isi juga Nomor Batch = merek+minggu (mis. "MerekA-2026W30") agar tiap lot terlacak & keluar mengikuti FEFO; tanggal kedaluwarsa opsional.
  3. 3Selesaikan penerimaan → stok karung naik, HPP/kg terisi. Beli tempo? catat di Hutang Dagang (Growth+).
Terima barang berharga DULU, baru bongkar. Kalau induk belum punya harga modal (HPP/kg masih ), hasil bongkar ber-HPP Rp0 dan laba jadi salah. Saat membuka draft repack, sistem menampilkan banner peringatan bila stok/HPP induk belum siap.

Tahap C — Bongkar karung (Sesi Repack)

  1. 1Curah & Repack → Sesi Repack → "Bongkar Karung" → pilih grade & jumlah karung yang dibongkar → simpan sebagai Draft (rencana; belum menyentuh stok).
  2. 2Buka draft (klik barisnya di daftar sesi) → isi hasil kemas ulang per baris (berapa pcs kemasan 5kg, 10 liter, dst.) → "Isi sisa ke Bak Eceran" untuk sisa kg → periksa ringkasan Input/Output/Susut.
  3. 3Klik "Posting Sesi". Stok karung berkurang (FEFO bila ber-batch), stok kemasan & bak bertambah, HPP tiap kemasan = isi kg × HPP/kg induk, dan susut (input − output) tercatat.

Tahap D — Menjual

  • Karung utuh (induk Aktif) — storefront, pesanan manual, atau POS.
  • Kemasan eceran (turunan Aktif) — tampil di storefront (online) & POS Kasir (offline), jumlah bilangan bulat.
  • Eceran timbang (bak, Aktif) — di POS Kasir produk bak berbadge TIMBANG: masukkan berat hasil timbangan (mis. 1,5 kg), harga = berat × harga/kg.

Kontrol susut & laporan

  • Laporan → Susut: total kg & rupiah, per grade, per sesi.
  • Laporan → Harga Modal: riwayat harga modal rata-rata (sumber “repack”).
  • Timbang isi bak berkala lalu catat lewat Stok Opname (boleh desimal, mis. 22,25 kg) — selisihnya masuk laporan susut juga.
Salah input? Sesi yang baru diposting bisa di-Void di hari yang sama (oleh Admin, selama hasil repack belum terjual) — stok karung, batch, dan kemasan kembali seperti semula. Draft yang batal cukup dihapus.
Jangan menambah stok kemasan eceran lewat koreksi stok manual — selalu lewat Sesi Repack agar HPP & susut akurat.

Laporanmulai Starter

Menu Laporan punya beberapa tab dengan filter periode (jumlah tab menyesuaikan paket Anda):

  • Lalu Lintas Stok — total masuk/keluar/penyesuaian + rincian per jenis + detail mutasi.
  • Penjualan — total penjualan, produk terlaris, pesanan per status, tren harian.
  • Harga Modal — riwayat perubahan harga modal tiap kali barang masuk (Stok Masuk Batch/Penerimaan) atau diubah manual. Kolom: sumber, qty masuk, harga beli, modal sebelum & sesudah, dan %Δ (naik/turun). Untuk memantau kenaikan harga supplier per produk.
  • Keuangan (Growth+) — Omzet − HPP = Laba Kotor; − Pengeluaran = Laba Bersih.
  • Stok Mati (Growth+) — produk berstok yang lama tak terjual (modal tertahan) beserta nilainya.
Harga modal dikelola otomatis dengan metode rata-rata bergerak: tiap barang masuk (dengan harga beli terisi) memperbarui modal produk, jadi HPP & laba di tab Keuangan akurat tanpa input manual. HPP = modal terkini × jumlah terjual. Omzet & HPP tidak menghitung pesanan dibatalkan/refund. Detail konsep di Dokumentasi → Harga Modal & HPP.
Semua tab bisa diekspor CSV & difilter periode. Tab Harga Modal juga bisa dicari per produk/SKU.

Pengeluaran & Keuanganmulai Growth

Menu Pengeluaran untuk mencatat biaya operasional di luar pembelian supplier (gaji, sewa, listrik, dll).

  1. 1Klik Tambah Pengeluaran, isi tanggal, kategori, jumlah, dan keterangan.
  2. 2Gunakan filter periode untuk melihat total pengeluaran.
  3. 3Pengeluaran otomatis dipakai pada tab Keuangan untuk menghitung Laba Bersih.

Zona Waktu Toko (WIB/WITA/WIT)

Atur zona waktu sesuai domisili toko fisik Anda agar semua tanggal & jam yang tampil cocok dengan jam dinding di lokasi Anda — penting terutama untuk toko di luar zona WIB (mis. Bali/WITA, Papua/WIT).

  1. 1Buka Pengaturan → tab Umum → Zona Waktu Toko.
  2. 2Pilih WIB (Jakarta/Jawa/Sumatra), WITA (Bali, Kalimantan Timur/Selatan/Utara, Sulawesi, NTB/NTT), atau WIT (Maluku, Papua).
  3. 3Klik "Simpan Zona Waktu". Perubahan berlaku seketika tanpa perlu muat ulang.

Setelah diatur, zona ini dipakai di seluruh dashboard (Riwayat Mutasi, Opname, Pesanan, POS, laporan), struk, storefront, portal pelanggan, dan aplikasi mobile. Batas “hari” pada angka harian (Performa Toko, “POS hari ini”, tren laporan, sisa-hari kedaluwarsa) juga mengikuti zona ini.

Contoh: toko di Bali pilih WITA → jam tampil 1 jam lebih cepat dari WIB (pukul 10.00 WIB = 11.00 WITA). Mengubah zona hanya mengubah tampilan waktu, bukan data yang sudah tersimpan. Komunikasi dengan tim StepyStore (support/tagihan) tetap memakai WIB.

SEO & Google Search Console

Storefront toko Anda sudah SEO-friendly otomatis (judul, deskripsi, sitemap, & data terstruktur). Agar bisa memantau performa di Google (kata kunci, klik, posisi) dan mempercepat pengindeksan, verifikasikan toko Anda di Google Search Console memakai akun Google Anda sendiri.

  1. 1Buka Google Search Console (search.google.com/search-console) dengan akun Google Anda.
  2. 2Klik "Tambah Properti" → pilih jenis "Awalan URL" → masukkan alamat toko Anda (mis. https://toko-anda.stepystore.com atau domain custom Anda).
  3. 3Pilih metode verifikasi "Tag HTML" → salin kode <meta name="google-site-verification" ...> yang muncul.
  4. 4Buka Pengaturan → tab Website → bagian SEO → tempel kode/token tadi di kolom "Verifikasi Google Search Console" → klik Simpan.
  5. 5Kembali ke Google Search Console → klik "Verifikasi".
Anda boleh menempel seluruh tag <meta> atau hanya token-nya — sistem otomatis mengambil bagian yang benar.
Setelah terverifikasi, kirimkan juga sitemap Anda di Search Console: isi sitemap.xml (tersedia otomatis di alamat toko Anda) agar produk & artikel cepat terindeks.
Jangan hapus token verifikasi setelah berhasil — Google mengeceknya secara berkala. Setiap toko diverifikasi di akun Google masing-masing (datanya milik toko Anda).

Live Chat Bantuan (Growth+)mulai Growth

Butuh bantuan cepat dari tim StepyStore? Gunakan Live Chat — percakapan langsung (real-time) dengan tim support kami, tersedia mulai paket Growth.

  • Klik tombol Bantuan di pojok kanan atas dashboard. Panel chat akan muncul menggeser dari kanan.
  • Ketik pesan lalu tekan Enter (Shift+Enter untuk baris baru). Balasan tim kami muncul seketika tanpa perlu me-refresh.
  • Lencana angka merah pada tombol Bantuan menandakan ada pesan baru dari tim StepyStore yang belum dibaca.
  • Riwayat percakapan tersimpan — Anda bisa menutup panel dan membukanya lagi kapan saja; obrolan tidak hilang.
Live Chat ini berbeda dari Tiket Bantuan: chat untuk pertanyaan cepat & percakapan santai; tiket untuk kendala terstruktur yang butuh lampiran & pelacakan status. Keduanya menghubungkan Anda ke tim StepyStore.
Tombol Bantuan hanya muncul pada paket Growth ke atas. Pada paket Free/Starter, gunakan Tiket Bantuan atau kontak yang tersedia.

Staf & Rolemulai Starter

Menu Staf (khusus Admin) untuk membuat akun staf toko dan mengatur hak aksesnya:

  • Admin — akses penuh (termasuk Pengaturan, Tagihan, kelola Staf).
  • Staf — operasional: produk, stok, pesanan, pembelian/penerimaan, laporan. Tanpa Pengaturan/Tagihan/Staf.
  • Kasir — paling terbatas: Dashboard, Produk, Stok, Kedaluwarsa, Pesanan (fokus jualan & pemenuhan).
Menu menyesuaikan otomatis dengan role. Admin bisa Tambah Staf, ubah role/status, reset kata sandi, atau hapus. Sistem menjaga minimal selalu ada satu Admin aktif.

Tagihan & Langganan

Menu Tagihan (khusus Admin) untuk memantau langganan toko dan membayar perpanjangan.

  • Kartu status langganan menampilkan paket, siklus (bulanan/tahunan), status (Aktif / Menunggu Aktivasi / Kedaluwarsa), masa berlaku hingga, dan sisa hari.
  • Status tiap tagihan: Belum Bayar, Jatuh Tempo, Sudah Bayar, Dibatalkan. Buka Detail tiap tagihan untuk info & pembayaran.

Cara memperpanjang langganan

  1. 1Klik "Perpanjang Langganan" — selalu muncul konfirmasi dulu (tidak langsung membuat tagihan).
  2. 2Bila tidak ada tagihan terbuka, sistem membuat invoice perpanjangan dengan jatuh tempo 7 hari.
  3. 3Buka Detail invoice → transfer ke rekening yang tertera → isi form konfirmasi & unggah bukti transfer.
  4. 4Tim StepyStore mengonfirmasi pembayaran; masa aktif diperpanjang dari tanggal kedaluwarsa saat ini.
Perpanjang lebih awal aman. Selama langganan masih berjalan, membuat invoice perpanjangan tidak menangguhkan akses toko. Invoice tetap bisa dibayar hingga jatuh tempo.
Satu tagihan terbuka pada satu waktu. Jika masih ada tagihan yang belum dibayar, tombol Perpanjang tidak membuat tagihan baru — Anda diarahkan ke tagihan tersebut untuk diselesaikan terlebih dahulu.
Saat langganan berbayar habis, ada masa tenggang ±7 hari (akses dashboard dibatasi sampai diperpanjang). Bila tidak diperpanjang sampai masa tenggang lewat, toko otomatis turun ke paket Gratisstorefront tetap online dengan fitur paket Gratis. Semua data tetap aman.

Ubah paket (upgrade / downgrade)

Klik Ubah Paket di menu Tagihan untuk pindah ke paket lain. Sistem menyesuaikan caranya:

  1. 1NAIK paket (lebih mahal): sistem membuat tagihan. Setelah dibayar & dikonfirmasi, paket baru LANGSUNG aktif — periode baru + sisa hari paket lama ditambahkan (tidak hangus).
  2. 2TURUN ke paket berbayar lebih murah: dijadwalkan di AKHIR periode. Paket sekarang tetap jalan sampai habis; tidak ditagih sekarang. Saat perpanjangan berikutnya, tagihan otomatis memakai harga paket baru.
  3. 3TURUN ke Gratis: sama dengan Berhenti Berlangganan — aktif hingga akhir periode lalu otomatis ke paket Gratis.
Jadwal downgrade bisa dibatalkan kapan saja lewat tombol “Batalkan jadwal” pada banner di menu Tagihan, selama periode belum berakhir.

Berhenti berlangganan

  1. 1Klik "Berhenti" (tombol muncul hanya saat langganan berbayar aktif).
  2. 2Konfirmasi ke-1: pengingat bahwa toko tetap aktif penuh hingga akhir periode, lalu otomatis turun ke paket Gratis (storefront tetap online).
  3. 3Konfirmasi ke-2: rincian yang berubah (fitur berbayar nonaktif, data tetap aman) — centang persetujuan, lalu klik "Ya, Berhenti Berlangganan".
Setelah dibatalkan, status menjadi Dibatalkan namun toko tetap aktif hingga masa berlaku berakhir; tagihan perpanjangan yang belum dibayar ikut dibatalkan. Saat masa berlaku berakhir, toko otomatis turun ke paket Gratis (tetap online). Anda bisa Perpanjang atau Upgrade kapan saja.

Notifikasi email

Pemilik toko menerima email otomatis saat: invoice perpanjangan/upgrade dibuat (nominal, jatuh tempo & tombol bayar), langganan dibatalkan, pembayaran dikonfirmasi (toko aktif), toko beralih ke paket Gratis (saat langganan habis), serta pengingat langganan (H-3 sebelum & saat masa berlaku berakhir).